Produk 02
ProduksiATHERA ERP
Odoo yang mengikuti proses Anda, dan tetap dirawat setelah go-live.
Implementasi Odoo 19 dari pemetaan proses sampai serah terima, modul khusus untuk alur kerja yang tidak muat di modul standar, dan perawatan berkelanjutan sesudahnya. Sistem yang tidak dirawat akan ditinggalkan penggunanya, dan itu bagian termahal dari sebuah proyek ERP.
$ athera-restore --verify --to db_ujimemulihkan basis data ......... selesaimemulihkan filestore .......... 461 berkasmetrik baris : identikchecksum agregat: cocokhasil: pemulihan terbukti, bukan diasumsikanYang sudah terukur
- Backup terjadwal
- Harian
- Database dan filestore, retensi 14 hari, plus snapshot konfigurasi. Setiap selesai, checksum-nya diverifikasi.
- Gladi pemulihan
- Diuji
- Pemulihan dijalankan ke database salinan dan dicocokkan: metrik baris identik, 461 berkas filestore dengan checksum agregat sama.
- Modul terinventarisasi
- 154
- 239.000 baris kode dinilai kematangan, lisensi, dan ketergantungannya sebelum satu pun diadopsi ke sistem klien.
- Pemantauan
- 24/7
- Layanan, kapasitas, dan kesegaran data dipantau; peringatan dikirim ke email operasional dan sudah terbukti terkirim.
Alur kerja
Bagaimana ATHERA ERP bekerja
- 01
Pemetaan
Proses yang sebenarnya berjalan
- 02
Rancangan
Prioritas dan urutan rilis
- 03
Konfigurasi
Modul standar dahulu
- 04
Modul khusus
Hanya untuk yang tidak muat
- 05
Migrasi
Direkonsiliasi, bukan diperkirakan
- 06
Care
Backup, pantau, sesuaikan
Kemampuan
Apa yang Anda dapatkan
01
Implementasi bertahap
Dirilis per bagian yang langsung bisa dipakai. Anda melihat hasil sejak bulan pertama, bukan setelah enam bulan integrasi besar yang baru terbukti benar atau salah di akhir.
02
Modul khusus, bukan tambal-sulam
Ketika proses Anda tidak muat di modul standar, kami menulis modul yang rapi dan bisa di-upgrade — bukan mengubah kode inti Odoo, yang membuat pembaruan versi berikutnya menjadi proyek tersendiri.
03
Pembatasan akses per unit bisnis
Cabang, gudang, atau unit usaha bisa dipisah dengan aturan akses yang menutup secara default: pengguna tanpa penugasan tidak melihat apa-apa, alih-alih melihat semuanya.
04
Migrasi data dengan angka pembanding
Data lama dipindahkan dengan rekonsiliasi: saldo, stok, dan piutang di sistem baru dicocokkan angkanya dengan sistem lama sebelum go-live dinyatakan selesai.
05
Odoo Care
Backup harian yang pemulihannya benar-benar diuji, pemantauan layanan, penanganan insiden, pembaruan keamanan, dan penyesuaian kecil yang selalu muncul begitu sistem dipakai sungguhan.
06
Katalog modul yang dinilai lebih dulu
Kami memelihara inventaris 154 modul beserta kematangan dan lisensinya. Modul dipilih dari daftar yang sudah ditimbang, bukan dipasang karena namanya cocok di hasil pencarian.
Cocok untuk
- Perusahaan yang tumbuh melewati batas kemampuan spreadsheet dan aplikasi terpisah-pisah.
- Pengguna Odoo yang implementasinya berhenti di tengah jalan dan butuh dilanjutkan.
- Bisnis multi-cabang yang butuh pemisahan akses tanpa memecah sistemnya.
Batas yang kami sebut lebih dulu
- Kami tidak menjanjikan seluruh perusahaan pindah dalam satu rilis. Ruang lingkup dipecah, dan bagian yang ditunda disebutkan sejak awal.
- Perpajakan mengikuti aturan yang berlaku dan modul yang tersedia; integrasi ke sistem pajak pemerintah dinilai kasus per kasus, bukan diklaim tersedia begitu saja.
Pertanyaan
Yang paling sering ditanyakan
Kami sudah pakai Odoo tapi berantakan. Bisa dilanjutkan?
Bisa, dan biasanya dimulai dengan audit: apa yang sudah dipakai, apa yang dimatikan diam-diam, dan data mana yang sudah tidak dipercaya tim. Perbaikan disusun dari sana, bukan dari nol.
Siapa yang memegang kodenya?
Anda. Modul khusus diserahkan beserta repositorinya dan dokumentasinya. Anda tidak terkunci pada kami untuk bisa melanjutkan.
Apakah harus disimpan di server sendiri?
Tidak harus. Bisa di server Anda, di VPS yang kami kelola, atau di penyedia cloud pilihan Anda. Yang kami pastikan sama di semua opsi: backup, pemantauan, dan pemulihan yang teruji.
Sistem yang rapi dimulai dari satu percakapan
Tidak perlu menyiapkan dokumen apa pun. Cukup ceritakan apa yang paling sering membuat tim Anda kembali ke spreadsheet.